1 SSK Brimob Kaltim Amankan ASF Championship 2019 Indonesia Vs Sri Lanka

Kota Balikpapan - Asian School Football Championship 2019 U-18 resmi di gelar di Stadion Batakan Kota Balikpaan, hari ini pertandingan antara Indonesia vs Srilanka membuat pihak aparat keamanan tidak main-main. Sebanyak 1 SSK Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim dan personel Polresta Balikpapan dikerahkan untuk mengamankan laga ini.

Seperti diketahui, Stadion Batakan Kota Balikpapan Kalimantan Timur, kembali akan menggelar pertandingan Asian School Football Championship 2019 U-18, kali laga babak penyisihan antara Indonesia kontra Srilanka, Minggu (17/11/2019).

"Ini event International, dalam pengamanan pertandingan ini saya arahkan kepada Danki penugasan untuk selalu pastikan keamanan di lapangan," ucap AKBP Gunawan Tri Laksono, S.I.K Danyon A Pelopor saat ditemui di kediaman

Tak mau kecolongan, pihak Polresta Balikpapan pun melipat gandakan kekuatan pengamanannya. Bila biasanya meminta bantuan anggota Brimob Kaltim hanya 1 SST, maka untuk pertandingan hari ini Polresta Balikpapan meminta 1 SSK Brimob Kaltim yang kurang lebih 100 personil.

"Mulai sore tadi kita akan lakukan pengamanan semaksimal mungkin, begitu pula besok dan hari-hari berikutnya, dalam pengamanan ini hanya kendaraan tertentu yang boleh masuk, seperti ambulans, lalu PMK, kendaraan-kendaraan yang berkaitan dengan panitia, pemain, ofisial, tamu VVIP dan media yang memiliki logo tertentu," papar AKBP Gunawan.

"Hal ini dilakukan supaya tidak ada yang parkir di sembaran di seputar stadion. Parkir bisa di tempat parkir yang sudah di siapkan oleh panitia supaya semua lebih nyaman," katanya.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Mulyadi, S.I.K menambahkan, Untuk mereka yang tidak kebagian tiket masuk stadion, polisi dan panitia penyelenggara mengusahakan adanya layar lebar untuk nonton bareng di luar stadion. Tak lupa, Dansat Brimob Polda Kaltim juga berpesan kepada anggota yang bertugas untuk melakukan razia barang-barang terlarang.

"Kita meminta para penonton untuk tertib, kita juga akan lakukan pemeriksaan terhadap petasan, kembang api, laser pointer, korek api dan senjata tajam atau apapun benda yang dirasa membahayakan, kita akan lakukan penggeledehan sejak dari pintu luar," tegas Kombes Mulyadi.