Brimob Yon A Pelopor Lakukan Latihan Bersama Unit KBR Den Gegana Guna Antisipasi Virus Covid-19 di Balikapan

Balikpapan – Dalam upaya memberikan rasa aman di masyarakat, satuan elit dalam jajaran Korp Brimob Polri, khususnya Sat Brimob Polda Kaltim harus mampu mengatasi segala bentuk ancaman yang berdampak menimbulkan kerugian baik jiwa ataupun material. Brimob mempunyai unit khusus yang dilatih untuk menangani serangan menggunakan senjata Kimia, Biologi, dan Radio aktif, Rabu (18/03/2020).

Di era kemajuan teknologi yang semakin canggih sekarang ini penggunaan bahan-bahan kimia semakin meningkat terutama di bidang industri dimana hal tersebut juga berdampak positif guna meningkatkan kualitas hidup manusia tetapi di samping itu pula penggunaan bahan-bahan kimia tersebut juga memiliki dampak negatif apabila tidak diikuti prosedur pengamanan yang baik.

Salah satunya apabila terjadi kesalahan penggunaan di lingkungan industri ataupun pada saat pengangkutan menuju kawasan industri bahkan dampak yang muncul akan lebih besar lagi apabila tren terorisme yang tadinya menggunakan bahan-bahan peledak konvensional beralih pada penggunaan peledak berbahan kimia, biologi dan radioaktif salah satunya untuk mengembangkan senjata-senjata pemusnah massal.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi ancaman ini, Polri membentuk unit KBR yang mempunyai tugas utama sebagai first responder terhadap kejadian-kejadian yang berhubungan dengan bahan-bahan berbahaya KBR ini.

Batalyon A Pelopor bersama Detasemen Gegana Satuan Brimob Kaltim yang di pimpin oleh Iptu Kendar Sukmayadi memberikan materi tentang Kimia Biologi Radio Aktif ini mengingat di beberapa negara sudah terjangkit virus corona yang marak beredar belakangan ini, oleh sebab itu untuk menjaga keselamatan jiwa raga dan harta benda unit KBR melaksanakan simulasi penanganan pertama jika ada yang terinfeksi virus tersebut. Kegiatan Simulasi tersebut difokuskan pada kegiatan Dekontaminasi dan Pengambilan Sampel oleh Operator KBR menggunakan alsus proteksi Type A.

Alsus Deteksi yang di gunakan oleh Unit KBR pun sudah dapat mengenali berbagai macam bahan bahan berbahaya dari padat, gas, maupun cair.

Dikarnakan juga di Kota Balikpapan terdapat penerbangan Internasional, Unit KBR Detasemen Gegana dan Batalyon A Pelopor selalu siaga dalam hal para WNI yg kembali ke Indonesia setelah melakukan penerbangan dari luar negri.

“Kami akan selalu siaga dalam upaya memberikan rasa aman dan nyaman di kota Balikpapan, masyarakat tidak perlu cemas akan virus yg belakangan ini viral kami akan melakukan yang terbaik buat masyarakat Balikpapan.” Tutup Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol John Huntal S. Sitanggang, S.I.K